Ekslusif & Inspiratif 7 Alasan, Mengapa seseorang pacaran - Dorongan berpacaran bukan alasannya kebutuhan melainkan impian yang tidak jelas



Manusia dilahirkan dalam hawa nafsu. Demikian juga dengan pacaran yang tidak sehat dilahirkan dari harapan yang tidak terang sehingga melahirkan hawa nafsu (tidak terkendali) yang menjerat kedua muda-mudi ini dalam dosa. Jangan mudah tergiur oleh rayuan bibir sebab bibir tidak selalu jujur. Jangan hingga dorongan akan hasrat seks membutakan mata hati ini. Pikirkanlah masa depanmu kawan!

Manusia memang diciptakan untuk bisa bersosial dengan yang lainnya. Berbaur yaitu takdir setiap orang. Dengan membuka koneksi (relasi) dengan orang lain, hidup kita lebih terisi rasanya. Sinergi/ kerjasama/ gotongroyong yang baik dengan orang lain membuat hidup ini lebih lengkap dimana kelemahan kita terisi oleh kelebihan orang lain.

Harus diingat bahwa, ada saatnya kita untuk sendiri. Waktu untuk menyendiri dimanfaatkan supaya bisa terhubung dengan Sang Pencipta. Saat mendapat masalah, dibully, dihina atau dirugikan oleh situasi. Sebaiknya, ambil sedikit waktu untuk berdoa (dalam hati) dan meminta petunjuk dari-Nya. Kitab Suci yaitu buku petunjuk kehidupan yang dapat membantu diri ini sewaktu-waktu. Petunjuk dari insan memang baik namun selalu sesuaikan dengan Buku Pegangan yang anda miliki.

Dalam hidup beberapa orang (baik anak cowok maupun cewek), harapan untuk berpacaran dapat muncul sewaktu masih di dingklik SD, SMP, SMA, kuliah, dan setelah bekerja. Timbulnya memang berbeda-beda. Gejala ini dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satunya yaitu merindukan pengalaman masa lalu. Seperti seorang yang ingin bernostalgia dengan kebiasaannya di masa lalu. 

Berikuti ini beberapa alasan mengapa seorang muda (bahkan kanak-kanak) ingin pacaran.

  1. Merindukan kebanggaan dimasa kecil. Pujian yang berlebihan dimasa kecil akan membuat sianak merindukan hal tersebut ketika orang tuanya berhenti/ tidak lagi mempuji-puja dia. Ketika ada orang lain yang terus memuji-muji ia akibatnya mengikuti orang tersebut dan menjalin hubungan yang lebih akrab ibarat pacaran.
  2. Merindukan perhatian dimasa kecil. Anak memang butuh diperhatikan, hendaknya itu yaitu perhatian yang wajar. Sebab ketika seseorang dirangsang (diperhatikan) secara berlebihan. Rasa ini akan membekas dan meninggalkan lubang khusus di hati hingga cukup umur kelak. Perhatian inilah yang terus-menerus dicari-cari oleh sianak yang mungkin sudah tidak ia dapatkan lagi dari orang bau tanah ketika sudah besar. Ketika ada orang lain yang memberikannya perhatian khusus, niscaya akan diikuti (dipacarin).
  3. Pacaran sebab sikon (situasi dan kondisi). Situasi yang mendukung memudahkan seseorang untuk menjalin hubungan spesial dengan yang lain. Ini lebih kepada budaya masyarakat sekitar yang mendukung (meng-acc-kan) niat untuk berpacaran.
  4. Dijodohkan oleh oran tua.
  5. Butuh tumpangan/ sekaligus sebagai tukang antar jemput.
  6. Butuh uang untuk memenuhi kebutuhan atau sekedar memuaskan kebutuhan yang serba glamour.
  7. Tidak bisa menahan hawa nafsu. Keinginan yang tidak bisa dikendalikan membuat seseorang mencari-cari cara bagaimana cara mewujudkannya salah satunya dengan berpacaran. Dengan pacaran beberapa orang memiliki celah untuk memuaskan hawa nafsu seks/ birahi/ harapan untuk bercinta.

Kaprikornus dapat disimpulkan bahwa fenomena berpacaran yang lagi ngetrend di diantara kawula muda merupakan adegan dari penyakit psikologis dimasa lalu yang membuat orang cenderung mengikuti demam isu dan arah popularitas dunia. Padahal dunia tidak selalu baik teman..... Ini mengisyaratkan bahwa pacaran yang terlalu dini bersama-sama bukanlah kebutuhan melainkan hanya sebuah rasa rindu yang tidak terang ujungnya dan dapat merugiakan pihak-pihak yang terlibat didalamnya.

Berpacaranlah yang sehat (baik kepada perempuan maupun laki-laki yang berlainan jenis kelamin). Saat kepribadian sudah dewasa, bisa hidup mandiri, dimana mental dan bahan sudah siap untuk menikah.  Jika cuma main-main saja (tujuan untuk menikah tidak terang kapan waktunya) lebih baik jangan menjalin hubungan dengan lawan jenis sebab dapat memicu timbulnya hawa nafsu (kemesraan) yang berujung pada dosa (seks diluar nikah). 
Baca juga, Cara berpacaran yang ideal
Salam perjaka tangguh!
Referensi cara menjaga kesucian - bahaya pujian
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Ekslusif & Inspiratif 7 Alasan, Mengapa seseorang pacaran - Dorongan berpacaran bukan alasannya kebutuhan melainkan impian yang tidak jelas"

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top